Senin, 18 Agustus 2014

Hasil Bumi Desa Pondokrejo

“Rata-rata setiap rumah mempunyai pohon kelapa.” Ungkap Katemo, salah satu Perangkat Desa Pondokrejo.
Indonesia merupakan negara dengan tanah yang subur, temasuk Desa Pondokrejo merupakan salah satu bagiannya. Desa yang masuk Jember Selatan ini mempunyai beberapa hasil bumi yang cukup melimpah. Memang tidak banyak persawahan, namun mempunyai kebun yang bisa ditanami kayu dan buah.

            Katemo mengungkapkan hasil bumi di Desa Pondokrejo yang cukup melimpah adalah kelapa dan pisang. Dua buah ini bisa ditemui di Pondokrejo sepanjang musim, baik musim hujan maupun musim kemarau. Hanya saja, dimusim kemarau seperti di bulan agustus 2014 ini, produksi pohon pisang bisa menurun 30% dan pohon kelapa buahnya lebih kecil. Dalam buku Format Isian Data Potensi Desa dan Kelurahan Tahun 2012 Desa Pondokrejo, buah pisang yang dihasilkan sekitar 2 ton/ha dan buah kelapa sekitar 20 kwintal/ha.
            Tidak ada lahan khusus untuk menanam pohon kelapa, setiap rumah mempunyai tanaman ini. Melimpahnya buah kelapa di desa ini selain dijual langsung, juga dimanfaatkan atau diolah menjadi gula merah.
            Berbeda dengan kelapa, pohon pisang yang melimpah justru mempunyai kendala. Dusun Kombongan merupakan penghasil terbessar pohon pisang di Desa Pondokrejo. Limpahan buah pisang justru terjual dengan harga yang murah. Pemilik buah pisang biasanya menjual langsung ke konsumen atau pemborong, tanpa olahan.
            “Dulu pernah diolah menjadi keripik pisang, tapi pemasaran selalu menjadi kendala. Akhirnya dijual seperti semula, tanpa diolah. Dari pada banyak tidak habis dimakan sendiri, ya dijual murah.” Penjelasan Katemo tentang alasan harga pisang sangat murah di Desa Pondokrejo.
            Desa Pondokrejo memang mempunyai hasil yang melimpah untuk hasil bumi buah kelapa dan pisang, namun untuk pemasaran bahan olahan yang kurang terfasilitasi. Pemasaran hanya bisa menunggu konsumen langsung datang membeli atau dijual dipertokoan kecil sekitar. Hanya bahan mentah yang biasanya ada pembeli dalam jumlah banyak dengan harga yang murah.
            “Setiap hari ada saja yang bisa dipanen.” Terang Katemo tentang buah kelapa yang ada dihalaman-halaman rumah di Desa Pondokrejo.

0 komentar:

Posting Komentar